LABUANBAJOVOICE.COM — Ketua Harian Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Manggarai Barat, Abdul Hamid, mengajak komunitas gamer dan pegiat olahraga elektronik di daerah itu untuk bersama-sama membangun kembali organisasi ESI yang sempat mengalami masa vakum dalam beberapa tahun terakhir.
Ajakan tersebut disampaikan Hamid saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Turnamen Esport Kapolri Cup 2026 tingkat Kabupaten Manggarai Barat yang berlangsung di halaman Polres Manggarai Barat, Kampung Ujung, Labuan Bajo, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Hamid, perkembangan dunia game di Manggarai Barat menunjukkan tren yang sangat positif. Minat masyarakat terhadap olahraga elektronik tidak hanya datang dari kalangan generasi muda, tetapi juga lintas usia dan berbagai komunitas yang selama ini tumbuh secara mandiri.
“Saya selama ini memantau bahwa ternyata di Manggarai Barat ini bukan hanya generasi Z, milenial, dan generasi tua saja yang bermain game. Tetapi banyak sekali komunitas bermain game yang tumbuh di luar secara komunitas,” kata Hamid.
Ia mengakui bahwa keberadaan ESI sebagai organisasi resmi di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) belum banyak dikenal masyarakat karena minimnya aktivitas organisasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Baru sekarang mungkin teman-teman tahu bahwa ternyata E-Sport ada di sini, ada lembaga resminya di Manggarai Barat,” ujarnya.
Hamid menjelaskan, dirinya termasuk salah satu pihak yang merintis kehadiran ESI di Manggarai Barat sekitar lima tahun lalu. Namun berbagai kendala internal membuat aktivitas organisasi berjalan tidak optimal dan sempat vakum.
Akibat kondisi tersebut, peluang mengikuti berbagai turnamen tingkat provinsi hingga nasional yang ditawarkan ESI Nusa Tenggara Timur belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Beberapa kali provinsi meminta Manggarai Barat mengirimkan perwakilan mengikuti turnamen tingkat provinsi maupun nasional. Tetapi karena kendala internal, kita belum bisa memanfaatkan kesempatan itu secara maksimal,” katanya.
Momentum Turnamen Esport Kapolri Cup 2026, menurut Hamid, menjadi titik awal kebangkitan organisasi sekaligus ruang konsolidasi bagi para gamer yang selama ini aktif bermain Mobile Legends, PUBG, Free Fire maupun game kompetitif lainnya.
Ia menilai kolaborasi antara ESI dan Polri dalam penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi terobosan penting dalam membangun ekosistem olahraga elektronik yang lebih sehat dan terorganisir.
“Kami bersyukur karena di tingkat pusat ESI sudah berkolaborasi dengan Polri, dan sekarang sampai ke tingkat kabupaten. Ini menunjukkan bahwa kita sedang membangun sebuah terobosan yang luar biasa,” ujar Hamid.
Selain membangun organisasi, ESI Manggarai Barat juga mulai mempersiapkan regenerasi kepengurusan. Masa bakti kepengurusan saat ini akan segera berakhir sehingga diperlukan keterlibatan generasi baru untuk melanjutkan pengembangan olahraga elektronik di daerah tersebut.
“Kami berharap teman-teman nantinya ikut terlibat dalam menentukan kepemimpinan ESI Manggarai Barat ke depan. E-Sport ini milik bersama dan harus dibangun bersama-sama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Hamid juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak hanya berorientasi pada hadiah, tetapi menjadikan turnamen sebagai langkah awal menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Jangan lihat hadiahnya. Kalau lihat hadiah pasti patah semangat. Tetapi lihat kesempatan ke depannya. Dari tingkat kabupaten bisa lanjut ke provinsi, bahkan ke tingkat nasional. Ini kesempatan untuk menjadi atlet yang membawa nama Manggarai Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan atlet daerah menembus kompetisi tingkat provinsi dan nasional akan menjadi kebanggaan bersama, baik bagi ESI, kepolisian maupun masyarakat Manggarai Barat.
Menutup sambutannya, Hamid mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menaati seluruh aturan pertandingan yang telah ditetapkan panitia.
“Bermainlah dengan sportif. Ikuti aturan panitia dan aturan permainan. Kita bertanding di lingkungan kepolisian, jadi harus menjaga sikap dan etika. Kalau turnamen ini sukses, ke depan akan ada lebih banyak kegiatan yang bisa kita selenggarakan bersama,” katanya.
Turnamen Esport Kapolri Cup 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan ESI Manggarai Barat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet esport daerah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.**





Tinggalkan Balasan