Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan warga di lokasi pengungsian tidak hanya berupa bahan makanan, tetapi juga kebutuhan dasar bagi kelompok rentan, terutama lansia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih.
Elin kemudian meminta agar bantuan dan relawan segera menjangkau wilayah mereka.
“Mungkin karena lokasi kami terpencil dan tidak terjangkau oleh media maupun relawan, sehingga sedikit sekali yang tahu keberadaan kami,” tegasnya.
“Kami mohon bantuannya dipercepat agar posko kami dimasukkan ke daftar penerima manfaat teman-teman KitaBisa dan Salam Setara Foundation.” pinta Elin.
Menurut Elin, di wilayah tersebut terdapat satu posko besar, sementara beberapa posko lainnya merupakan posko kecil yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat.
Ia menyebut terdapat sekitar 72 rumah di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 12 rumah mengalami kerusakan parah, sedangkan rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
Namun, angka kerusakan tersebut merupakan keterangan dari warga dan masih perlu diverifikasi oleh pemerintah maupun petugas kebencanaan terkait.





Tinggalkan Balasan