Elin mengatakan, Posko 1 hingga kini belum mendapatkan bantuan yang layak. Ia berharap keberadaan warga di lokasi tersebut dapat diketahui oleh pemerintah, organisasi kemanusiaan, maupun relawan yang melakukan distribusi bantuan pascagempa.
“Inilah situasi di Posko 1, sangat sederhana dan sampai saat ini belum ada bantuan sama sekali.” kata Elin.
Ia juga menyampaikan permohonan kepada KitaBisa dan Salam Setara Foundation agar Posko 1 di Kampung Teno dapat masuk dalam daftar penerima manfaat bantuan kemanusiaan.
“Mohon izin kepada teman-teman KitaBisa dan Salam Setara Foundation, bahwasanya sudah 9 hari pasca-gempa kami belum juga mendapatkan bantuan yang layak. Apa pun bantuannya, karena gempa susulan demi susulan, kami hanya bisa bernaung di bawah terpal seadanya serta beralas tikar dan kain sarung.” jelasnya.
Dalam rekaman yang dibagikan Elin, seorang perempuan lanjut usia berusia 71 tahun turut menyampaikan kondisi dan kebutuhannya selama berada di pengungsian.
Lansia tersebut mengaku membutuhkan susu, obat-obatan, makanan, minuman, selimut serta tikar. Ia juga mengatakan mengalami kesulitan tidur akibat trauma setelah gempa.





Tinggalkan Balasan