LABUANBAJOVOICE.COM – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), meninggalkan luka mendalam bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Salah satunya dialami Stefanus Mandut, warga Rentung, Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Rumah miliknya runtuh total setelah diguncang gempa pada Sabtu pagi.
Sebagai seorang petani kebun, Stefanus selama ini menggantungkan kehidupan dari hasil bumi. Ia juga tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Saat gempa terjadi, Stefanus berada di dalam rumah. Ia menyadari kondisi semakin berbahaya ketika bagian bangunan mulai runtuh.
“Tidak ada dalam pikiran saya peristiwa ini. Saat kejadian saya berhasil melarikan diri dari dalam kamar melalui dapur kecil saya,” kata Stefanus dalam keterangan pers, Sabtu (22/8/2026).
Rumah yang dibangunnya sekitar empat tahun lalu itu bukan sekadar tempat tinggal. Bangunan tersebut merupakan hasil perjuangan Stefanus mengumpulkan penghasilan sebagai petani, ditambah dukungan pemerintah.





Tinggalkan Balasan