LABUANBAJOVOICE.COM — Sebanyak 73 orang meninggal dunia dan 931 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Data sementara tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, berdasarkan pendataan unsur SAR hingga Rabu (19/8/2026) pukul 18.00 Wita.

Dengan demikian, jumlah sementara korban meninggal dunia dan luka-luka mencapai 1.004 orang. Rinciannya terdiri atas 73 orang meninggal dunia dan 931 orang mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Fathur menegaskan, angka tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi dan konsolidasi data dari wilayah terdampak masih berlangsung.

“Kami masih melakukan pendataan dan konsolidasi di lapangan. Data ini masih bersifat sementara,” kata Fathur.

Kabupaten Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak dalam pendataan sementara tersebut.

Di daerah ini tercatat 24 orang meninggal dunia, sementara 198 orang mengalami luka berat dan 421 orang luka ringan.