LABUANBAJOVOICE.COM — Warga Kampung Teno, RT 06/RW 01, Desa Compang Suka, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku hingga sembilan hari pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, belum menerima bantuan dari pemerintah maupun relawan.

Kondisi tersebut disampaikan Elin, warga Kampung Teno, saat berada di Posko 1, RT 06/RW 01, Dusun Teno dalam keterangannya kepada media di Labuan Bajo, Minggu 23/8/2026).

Ia memperlihatkan kondisi tempat pengungsian warga yang disebut masih sangat sederhana.

Menurut Elin, warga yang terdampak gempa terpaksa bertahan di bawah terpal seadanya dengan alas tikar dan kain sarung. Kondisi itu semakin berat karena gempa susulan masih terjadi sehingga warga memilih tidak kembali menempati rumah yang dinilai belum aman.

“Perkenalkan nama saya Elin. Saya warga Kampung Teno, Desa Compang Suka, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat. Saat ini saya berada di Posko 1 di RT 06/RW 01, Dusun Teno.” ujarnya.