Menurutnya, masyarakat yang tinggal di kampung-kampung sepanjang jalur distribusi juga dapat terdampak gempa dan memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi.
Pemerintah, kata dia, memahami bahwa kebutuhan masyarakat dalam situasi bencana sangat besar dan sebarannya tidak selalu terkonsentrasi pada satu lokasi.
“Masyarakat yang berada di kampung-kampung sepanjang jalur distribusi juga dapat terdampak dan memiliki kebutuhan. Karena itu, distribusi bantuan harus dilakukan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan,” kata Berton.
Berton juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan gempa, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha hingga masyarakat yang secara sukarela menyalurkan bantuan.
Namun, bantuan yang masuk perlu dikoordinasikan agar pendistribusiannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
“Pemerintah sangat mengapresiasi seluruh pihak yang memberikan bantuan. Namun, agar bantuan tersebut tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan, diperlukan koordinasi dengan Posko Penanganan Darurat dan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan