LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan kebutuhan warga terdampak gempa di sepanjang jalur distribusi bantuan harus segera dicatat dan disampaikan kepada posko penanganan darurat.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, menanggapi peristiwa rombongan tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dicegat sekitar 80 warga saat melintas di Desa Ladur dan Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

Puluhan warga tersebut mengaku belum tersentuh bantuan sejak wilayah mereka diguncang gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Berton mengatakan, setiap kejadian penghentian kendaraan bantuan perlu dilihat berdasarkan kondisi dan fakta yang terjadi di lapangan.

Menurut dia, masyarakat yang menghentikan kendaraan bantuan juga berada dalam situasi terdampak bencana dan kemungkinan tengah membutuhkan bantuan.