Sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Manggarai Barat, ia mengatakan baru terdapat satu perda inisiatif DPRD yang dihasilkannya dan memilih sektor pangan sebagai salah satu prioritas.

“Tapi sepanjang saya di DPRD, saya baru menghasilkan satu perda inisiatif DPRD. Bukan berarti kita tidak bisa buat banyak, bisa sekali, tapi saya menganggap bahwa Perda paling prioritas itu adalah tentang pangan.” ujarnya.

Kanisius mengaitkan persoalan pangan dengan ketergantungan Indonesia terhadap pasokan dari luar daerah maupun luar negeri.

Ia kemudian menyoroti kondisi sektor pertanian Manggarai Barat yang dinilainya belum sepenuhnya terhubung dengan pertumbuhan industri pariwisata Labuan Bajo.

Menurut Kanisius, sektor pariwisata berkembang pesat, sementara sektor pertanian sebagai sektor riil belum mengalami pertumbuhan yang sebanding.

“Padahal kita punya lahan pertanian besar. Sekitar 70 sekian persen warga Manggarai Barat itu adalah orang yang berlatar belakang petani, begitu. Petani, tapi hasil kita tidak tersambung dengan pariwisata, begitu.” kata Kanisius.