Yosef kemudian menyampaikan cita-cita menjadikan lingkungan tersebut sebagai kampung inklusif yang dapat menerima masyarakat dengan berbagai latar belakang dan ragam disabilitas.
“Terus, dalam perjalanan… karena cita-cita kita di sini juga, kita jadikan kampung ini menjadi kampung inklusif yang menerima semua orang dari berbagai latar belakang, dari berbagai ragam disabilitas. Kita menerima semua dan kita canangkan kampung ini menjadi kampung yang ramah disabilitas.” ungkapnya.
Menurut dia, pembangunan akses jalan menjadi bagian penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Dan puji Tuhan, perlahan hal itu mulai terjadi. Hal-hal yang kita lihat sekarang terlaksana dengan pembangunan jalan, dan yang terjadi sekarang ini ada peningkatannya.” ucapnya dengan bahagia.
Ia berharap akses yang semakin baik membuat kawasan tersebut dapat dijangkau pengguna kursi roda, kruk dan masyarakat dengan ragam disabilitas lainnya.
“Maka ke depan, kami dengan semangat menyampaikan kepada teman-teman, terutama teman-teman pengguna kursi roda, bahwa di tempat kami menjadi benar-benar ramah disabilitas karena bisa dijangkau oleh teman-teman pengguna kursi roda dan bisa dijangkau oleh semua teman-teman dari ragam disabilitasnya masing-masing.” ujarnya.





Tinggalkan Balasan