PSI Mabar menilai pendataan dan pemantauan terhadap warga terdampak perlu terus dilakukan, terutama di wilayah yang berada di jalur pergerakan masyarakat dari Labuan Bajo menuju wilayah Manggarai dan daerah lainnya.
Selain menyerahkan bantuan, rombongan PSI Mabar juga menggelar doa bersama dengan warga. Doa tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan spiritual di tengah situasi bencana yang telah membuat masyarakat cemas.
Charles mengatakan, pihaknya bersama warga berdoa dan memohon kepada Tuhan agar rangkaian gempa segera berakhir.
“Dan kemudian, kami berdoa bersama, dan dengan iman minta Tuhan hentikan gempa, sebab sudah terlalu lama, sebab semua kuasa ini ada di tangan Tuhan.” katanya.
Ia juga mengutip ajaran dalam Injil mengenai kekuatan doa bersama.
“Jikalau kita berdoa bersama, kami yakin ini luar biasa. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” ujarnya.
Bagi warga terdampak, doa bersama menjadi ruang untuk saling menguatkan di tengah ketidakpastian. Ketika aktivitas sehari-hari terganggu dan rasa aman di rumah berkurang, dukungan sosial dan kehadiran berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.





Tinggalkan Balasan