Ia mengatakan, pihaknya juga menemukan sejumlah pengurus PSI Mabar yang terdampak langsung. Beberapa rumah mengalami kerusakan sehingga penghuni memilih berada di luar rumah demi menghindari risiko apabila gempa kembali terjadi.
“Kami juga melihat banyak anggota pengurus kami yang terdampak, rumah mereka rusak, dan kebanyakan yang tidur di luar rumah.” kata Ketua PSI Mabar.
Melalui kegiatan PSI Peduli, tim DPD PSI Manggarai Barat membawa bantuan sesuai kemampuan organisasi dan menyerahkannya secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi PSI Mabar, bantuan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran kebutuhan dasar. Kehadiran langsung di tengah warga juga menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi korban secara lebih dekat, termasuk persoalan yang mereka hadapi setelah gempa.
“Jadi tim DPD PSI Mabar turun memberikan bantuan ala kadarnya, langsung mendengar keluhan serta melihat beberapa bangunan rusak parah akibat gempa yang berkepanjangan.” ungkap Charles.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak bencana tidak berhenti pada kerusakan fisik. Ketakutan terhadap gempa susulan juga membuat sebagian warga belum merasa aman untuk kembali beraktivitas maupun beristirahat di dalam rumah.





Tinggalkan Balasan