Personel Sat Tahti tetap melakukan pengawasan secara ketat demi menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pendekatan persuasif dan humanis yang diterapkan dinilai mampu membangun hubungan emosional yang positif antara petugas dan para tahanan.
Selain mengurangi tingkat stres selama menjalani masa penahanan, pola pembinaan seperti ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran untuk memperbaiki diri.
Kapolres Manggarai Barat berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan mental yang lebih efektif bagi para tahanan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para tahanan tidak merasa terasing atau berkecil hati, sehingga mereka dapat menjalani proses hukum yang sedang berjalan ini dengan lapang dada,” pungkas AKBP Christian.
Syukuran sederhana itu ditutup dengan makan bersama antara personel kepolisian dan para tahanan. Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi penting dalam penegakan hukum dan pembinaan masyarakat.**





Tinggalkan Balasan