Proses pembuatan patung Komodo tidak berlangsung dalam waktu singkat. Ratusan potongan knalpot harus dirangkai dan dibentuk sedemikian rupa agar menyerupai anatomi Komodo secara proporsional.

Daya Tarik Baru Wisatawan

Sejak diresmikan, patung Komodo dari knalpot brong itu langsung menarik perhatian wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Banyak pengunjung menjadikan lokasi tersebut sebagai latar berfoto karena menawarkan konsep unik yang menggabungkan seni, edukasi, lingkungan, dan identitas daerah.

Sarah (29), seorang wisatawan asal Australia, mengaku terkesan dengan ide kreatif yang dilakukan Polres Manggarai Barat.

“Ini sangat brilian. Di negara saya, barang sitaan biasanya dihancurkan begitu saja. Tapi di sini, polisi mengubahnya menjadi ikon budaya yang luar biasa menarik dan mendidik. Ini adalah sudut foto yang wajib dikunjungi jika Anda ke Labuan Bajo,” kata Sarah sambil memamerkan hasil jepretan di ponselnya.

Kehadiran patung Komodo tersebut memperlihatkan bagaimana barang bukti hasil penegakan hukum dapat diubah menjadi sarana edukasi publik sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata.