LABUANBAJOVOICE.COM – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, resmi menetapkan lima calon Kepala Desa yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 29 September 2026.

Penetapan dilakukan setelah seluruh tahapan penjaringan dan penyaringan bakal calon diselesaikan sesuai ketentuan dalam Peraturan Bupati Manggarai Barat tentang Pemilihan Kepala Desa. Sebelumnya, panitia menerima enam pendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Gorontalo.

Karena jumlah pendaftar melebihi batas maksimal yang diatur dalam regulasi, panitia melaksanakan penelitian administrasi, verifikasi persyaratan, hingga seleksi tambahan untuk menentukan lima calon yang berhak mengikuti kontestasi.

Usai penetapan, panitia melanjutkan tahapan pengundian nomor urut yang akan digunakan para calon selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara.

Hasil pengundian menetapkan:

Nomor Urut 1: Petra M. Jalesy
Nomor Urut 2: Hery Ganggas
Nomor Urut 3: Abdul Hamid
Nomor Urut 4: Ibrahim Ndung
Nomor Urut 5: Victor Seman Sulu.

Ketua Panitia Pilkades Desa Gorontalo, Chelluz Pahun, mengatakan seluruh tahapan penetapan calon hingga pengundian nomor urut berlangsung lancar, tertib, dan terbuka.

“Panitia telah bekerja sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang berlaku. Mulai dari penerimaan berkas, penelitian administrasi, verifikasi persyaratan hingga seleksi tambahan dilakukan secara objektif. Penetapan lima calon merupakan hasil dari seluruh proses tersebut, bukan keputusan yang diambil secara sepihak,” kata Chelluz, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.

Ia menegaskan, panitia berkomitmen menjaga integritas penyelenggaraan Pilkades sehingga seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan bahwa Pilkades Desa Gorontalo menjadi contoh penyelenggaraan demokrasi desa yang menjunjung tinggi prinsip keadilan, keterbukaan, dan kepastian hukum. Karena itu seluruh tahapan dilaksanakan sesuai regulasi tanpa membedakan siapa pun calon yang mendaftar,” ujarnya.

Memasuki tahapan kampanye, panitia mengimbau seluruh calon kepala desa, tim sukses, dan pendukung agar mengedepankan kompetisi yang sehat serta menjaga persatuan masyarakat.

Chelluz meminta para calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara santun tanpa mengedepankan politik uang, penyebaran informasi bohong, ujaran kebencian, fitnah, maupun provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau seluruh calon agar menyampaikan visi, misi, serta program kerja kepada masyarakat dengan cara-cara yang santun dan bermartabat. Hindari politik uang, penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, fitnah maupun provokasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pilkades adalah ajang memilih pemimpin terbaik, bukan arena untuk memecah persaudaraan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa setelah seluruh tahapan selesai, masyarakat Desa Gorontalo tetap akan hidup berdampingan sebagai satu keluarga besar. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga situasi tetap kondusif sejak masa kampanye, masa tenang, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Kami berharap siapa pun yang nantinya terpilih dapat diterima dengan lapang dada oleh seluruh masyarakat. Yang menang jangan berlebihan dalam merayakan kemenangan, sementara yang belum memperoleh kepercayaan masyarakat diharapkan tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan desa. Demokrasi tidak berhenti pada hari pencoblosan, tetapi berlanjut dalam semangat bersama membangun Desa Gorontalo,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada 29 September 2026. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan Pilkades sekaligus menentukan arah pembangunan Desa Gorontalo selama enam tahun mendatang.

“Gunakan hak pilih dengan hati nurani dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita sukseskan Pilkades ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, serta saling menghormati perbedaan pilihan. Panitia bersama pemerintah desa, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen mewujudkan Pilkades Desa Gorontalo yang aman, damai, demokratis, jujur, adil, dan bermartabat,” tutupnya.**