Hingga saat ini, penanganan terhadap aspek psikologis korban menjadi perhatian utama. Kedua korban masih menjalani pendampingan psikologis intensif yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat guna memulihkan trauma mendalam akibat peristiwa tersebut.

Di sisi lain, kepolisian mengimbau warga Manggarai Barat, khususnya di Kecamatan Sano Nggoang, agar tetap tenang dan tidak terpancing untuk melakukan tindakan di luar hukum yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia juga meminta seluruh keluarga korban dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan selama seluruh tahapan hukum bergulir.

“Percayakan proses hukum yang sedang berjalan. Jangan ambil tindakan inkonstitusional. Kami pastikan, terduga pelaku akan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku,” pungkas IPDA Risbel.**