“Kami sudah menyusun telaahan dan data dukung mengapa Imigrasi harus hadir di Alor. Tinggal selangkah lagi,” tegasnya.

Sambil menunggu pembangunan kantor permanen, pelayanan keimigrasian di Alor direncanakan mulai dilakukan secara bertahap melalui pemanfaatan gedung sementara milik Pemerintah Kabupaten Alor.

Layanan sementara tersebut direncanakan berlangsung dua kali dalam sebulan, yakni pada minggu kedua dan keempat.

Skema tersebut diharapkan dapat memberikan akses pelayanan kepada masyarakat tanpa harus menunggu pembangunan Kantor Imigrasi Alor selesai sepenuhnya.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT menargetkan layanan sementara dapat mulai diluncurkan pada Oktober 2026. Sementara operasional Kantor Imigrasi Alor secara penuh ditargetkan berjalan pada Januari 2027 setelah seluruh tahapan kelembagaan serta kesiapan sarana dan prasarana terpenuhi.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Alor diwujudkan melalui kesiapan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan minimal satu hektare untuk pembangunan kantor dan rumah dinas.