LABUANBAJOVOICE.COM — Ribuan pasang mata menyaksikan ledakan kreativitas generasi muda Manggarai Barat dalam Grand Final Bajo Got Talent 2025, yang digelar megah di Taman Marina Plaza, kawasan Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo, Jumat (21/11) sore.
Ajang pencarian bakat tahunan ini kembali membuktikan dirinya sebagai panggung talenta masa depan yang tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi.
Dibuka pukul 16.00 WITA dan berlangsung hingga matahari terbenam, kompetisi ini menyajikan duel seni tari modern dan tradisional di tengah panorama laut dan sunset yang menjadi ciri khas Labuan Bajo.
Suasana festival terasa kuat di seluruh area taman; ratusan warga dan wisatawan duduk santai di rumput hijau sembari menikmati ragam kuliner dari Bazar UMKM yang telah buka sejak sore.
Delapan finalis dari sekolah dan sanggar seni lokal tampil dengan koreografi matang dan energi penuh. Mereka adalah:
- SMKS Stela Maris 2 – Modern Dance;
- Sanggar Wela Yosefa – Tradisional Dance;
- SMKS Stela Maris 1 – Tradisional Dance
- SMAN 1 Komodo – Modern Dance;
- Sanggar Taman Nasional Komodo – Tradisional Dance;
- Twinkling Dance – Tradisional Dance;
- Sanggar Wela Bombang St. Yosefa 1 – Modern Dance;
- Sanggar Wela Bombang St. Yosefa II – Tradisional Dance.
Setiap grup tampil dengan ciri khas masing-masing, memadukan unsur kreatif, gerak ritmis, serta identitas budaya Manggarai yang kuat. Sorakan penonton pecah setiap kali para peserta menutup penampilan dengan formasi yang memukau.
Para finalis dinilai oleh tiga juri berpengalaman:
- Desy Natalia, penyiar, presenter, dan reporter RRI Labuan Bajo sejak 2006, dikenal sebagai figur multitalenta di dunia seni.
- Ayuni Praise, pegiat dan pelatih seni tari yang menjadi tokoh penting komunitas seni Labuan Bajo.
- Igor Marpaung, Purchasing Manager Hotel Meruorah serta pegiat seni gerak dan suara.
Dengan kombinasi kompetensi tersebut, penjurian berlangsung ketat dan objektif, menilai kerapian koreografi, teknik, penguasaan panggung, hingga interpretasi artistik.
Hasil akhir menempatkan grup Baggy Jeans (Peserta No. 10) sebagai Juara 1, menyabet skor tertinggi 1.350 lewat penampilan Modern Dance yang penuh energi dan presisi.
Spenti Gals (Peserta No. 4) menjadi Juara 2 dengan skor 1.280, juga melalui kategori Modern Dance yang kuat dan dinamis.
Sebelum pengumuman, seluruh peserta diundang ke panggung untuk sesi dokumentasi, disusul penyerahan hadiah dan plakat oleh manajemen Meruorah Komodo Labuan Bajo bersama tamu VIP.
Malam kemudian ditutup dengan penampilan live music yang menghidupkan area Bazar Taman Marina, menciptakan suasana yang semakin hangat dan meriah.
Acara tahun ini diyakini akan memperkuat posisi Bajo Got Talent sebagai ruang ekspresi seni yang mampu mendorong perkembangan kreativitas generasi muda Manggarai Barat.
Bajo Got Talent merupakan salah satu rangkaian agenda besar Komodo Waterfront Festival 2025, yang berlangsung sejak 15 November dengan program variatif:
- 15 November: Karnaval budaya & bentang Songke
- 16 November: Pelatihan & kompetisi memasak cita rasa lokal
- 18–19 November: Pelatihan & kompetisi Mixology bertaraf internasional
- 19 November: Pameran budaya & Final Komodo Idol 3
- 20–22 November: Bazaar UMKM seni, budaya, kuliner
- 21 November: Bajo Got Talent – kompetisi tari & talenta
- 22 November (Puncak): Sendratari modern, Komodo Idol Grand Final, Fashion Show, hiburan musik
Festival ini menghadirkan perpaduan budaya, kuliner, seni pertunjukan, dan karya kreatif yang dirancang untuk memperkuat daya tarik wisata Labuan Bajo sebagai pusat destinasi premium.**





Tinggalkan Balasan