Ia mengatakan guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah termasuk Labuan Bajo, Manggarai Barat. Meski demikian, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami dan masyarakat dihimbau tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan sambil terus memantau informasi resmi BMKG melalui aplikasi infoBMKG,” katanya.

Maria juga menambahkan bahwa rilis resmi lanjutan masih menunggu informasi dari Stasiun Geofisika NTB.

“Rilis resminya nanti menunggu dari stasiun geofisika NTB,” ujarnya.

Sejumlah warga Labuan Bajo mengaku sempat merasakan getaran selama beberapa detik, terutama di bangunan bertingkat dan kawasan pesisir.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Wilayah Flores dan Nusa Tenggara dikenal sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas kegempaan tinggi karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik pascagempa untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.