Pesan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah menangani dampak gempa Flores yang menimbulkan berbagai persoalan kemanusiaan dan membutuhkan pengelolaan bantuan serta anggaran secara transparan dan tepat sasaran.

Gubernur meminta pengawasan terhadap penggunaan dana bencana diperkuat agar setiap anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak.

“Jangan main-main dengan dana bencana. Kalau kita main-main dengan dana bencana, maka itu bisa mendatangkan ‘bencana’. Setiap rupiah harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Gubernur.

Menurutnya, keterbatasan fiskal juga tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk bekerja seadanya.

Sebaliknya, keterbatasan tersebut harus menjadi dorongan bagi birokrasi untuk bekerja lebih kreatif, efisien, inovatif dan bertanggung jawab.

Gubernur Melki menekankan bahwa ukuran keberhasilan pemerintahan harus dilihat dari dampak nyata pembangunan terhadap kehidupan masyarakat.

Ia mempertanyakan sejauh mana kebijakan dan program pemerintah mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.