Dalam sambutannya, Gubernur Melki menitipkan sejumlah pesan kepada Sekda NTT yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya membangun birokrasi yang solid, memastikan kebijakan pemerintah diterjemahkan menjadi tindakan nyata, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, akuntabel dan berintegritas.
Menurutnya, birokrasi tidak boleh berhenti pada pekerjaan administratif dan menghasilkan banyak dokumen tanpa menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Saya tidak membutuhkan birokrasi yang hanya pandai membuat dokumen. Saya membutuhkan birokrasi yang mampu menyelesaikan persoalan.” kata Gubernur Melki.
Ia menegaskan, visi dan program pembangunan daerah harus diterjemahkan menjadi kegiatan nyata. Selanjutnya, kegiatan tersebut harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya rapat, surat maupun kegiatan yang dilaksanakan.
Salah satu perhatian khusus Gubernur Melki adalah pengelolaan anggaran untuk penanganan bencana.





Tinggalkan Balasan