Ia meminta seluruh pejabat berlomba menunjukkan prestasi dan meninggalkan ego sektoral dalam penyelesaian persoalan masyarakat.
“Tidak ada lagi ego sektoral. Kalau ada persoalan di dinas A maka dinas lain ikut menyelesaikan,” ujar Endi.
Menurut dia, kerja kolaboratif menjadi kunci percepatan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 15 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik dan mengalami rotasi jabatan yakni:
Ir. Oktavianus Andi Bona menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah;
Laurensius Y. Adikuinas Nabu menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah;
Aloisius Lahi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa;
Yohanes Hani menjadi Kepala Bappeda;
Adrianus Ojo menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian;
Fatinci Reynilda menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM;
Stefanus Jemsifori menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan;
drh. Theresia Primadona Asmon menjadi Kepala Dinas Kesehatan;
Petrus Antonius Rasyid menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan;






Tinggalkan Balasan