LABUANBAJOVOICE.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat mencatat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan pertama 2026 mencapai 210.680 pemilih.
Jumlah tersebut terdiri dari 104.670 pemilih laki-laki dan 106.010 pemilih perempuan. Dengan demikian, jumlah pemilih perempuan masih lebih banyak dibanding laki-laki dengan selisih 1.340 pemilih.
Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman, kepada media di Labuan Bajo, Selasa sore (28/4/2026), mengatakan pemutakhiran data dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan daftar pemilih tetap akurat menjelang tahapan pemilu mendatang.
“Kami terus melakukan pembaruan data secara berkala agar hak pilih masyarakat tetap terjamin dan daftar pemilih semakin valid,” ujar Parman.
Ia menegaskan, perubahan data mencakup pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat, hingga perubahan elemen data kependudukan.
“Masyarakat kami minta aktif melapor bila ada perubahan status pemilih, pindah domisili, meninggal dunia, atau pemilih pemula yang sudah memenuhi syarat,” katanya.
Dari 12 kecamatan di Manggarai Barat, Kecamatan Komodo menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak yakni 43.733 orang. Angka itu setara lebih dari 20 persen total pemilih di Manggarai Barat.
Komodo unggul jauh dari kecamatan lain karena merupakan pusat pemerintahan, ekonomi, dan kawasan perkotaan Labuan Bajo.
Sementara posisi kedua ditempati Kecamatan Lembor dengan 26.941 pemilih, disusul Lembor Selatan sebanyak 19.899 pemilih.
Adapun kecamatan dengan jumlah pemilih paling sedikit adalah Kuwus Barat sebanyak 8.808 pemilih, kemudian posisi kedua Kuwus sebanyak 11.277 pemilih dan posisi ketiga Mbeliling sebanyak 11.297 pemilih.
Rincian jumlah DPT per kecamatan yaitu Komodo: 43.733; Lembor: 26.941; Lembor Selatan: 19.899; Welak: 18.121; Ndoso: 16.475; Boleng: 15.435; Pacar: 13.790; Macang Pacar: 13.137; Sano Nggoang: 11.767; Mbeliling: 11.297; Kuwus: 11.277; dan Kuwus Barat: 8.808.
Selisih antara kecamatan terbanyak dan tersedikit sangat besar, yakni 34.925 pemilih antara Komodo dan Kuwus Barat.
Sementara itu, mayoritas kecamatan masih didominasi pemilih perempuan dengan rinciannya Komodo, Boleng, Lembor, Lembor Selatan, Macang Pacar, Mbeliling, Ndoso, Pacar.
Kemudian dominansi pemilih laki-laki yaitu Kecamatan Kuwus dan Welak. Sementara yang seimbang Kuwus Barat. Sedangkan yang hampir seimbang yaitu Kecamatan Sano Nggoang selisih hanya 1 pemilih.
Besarnya jumlah pemilih di Kecamatan Komodo diperkirakan akan menjadi pusat perhatian partai politik dan calon kepala daerah pada kontestasi politik mendatang.
Wilayah ini menjadi lumbung suara strategis karena konsentrasi penduduk dan akses informasi yang lebih tinggi.
Sementara kecamatan dengan jumlah pemilih kecil tetap dinilai penting karena dapat menjadi penentu dalam persaingan ketat.
KPU Manggarai Barat meminta masyarakat terus berpartisipasi dalam proses pembaruan data pemilih agar tidak kehilangan hak suara pada pemilu mendatang.
“Data pemilih yang akurat adalah fondasi pemilu yang berkualitas. Karena itu kami butuh dukungan seluruh masyarakat,” kata Parman.






Tinggalkan Balasan