LABUANBAJOVOICE.COM — Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai NasDem, Basilius Sardi Jeramat, menginisiasi kegiatan gotong royong bersama warga Kampung Helung, Desa Lajang Barat, Kecamatan Pacar, untuk memperbaiki deker pada ruas jalan provinsi yang telah lama rusak.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur publik yang memiliki peran vital bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga, khususnya di wilayah daerah pemilihan (Dapil) II.

Perbaikan deker dilakukan secara swadaya dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Sementara itu, seluruh kebutuhan material seperti besi, pasir, batu, semen, hingga cadas timbunan disiapkan langsung oleh Basilius Sardi Jeramat sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kegiatan tersebut.

“Perbaikan ini saya inisiasi sebagai bentuk dorongan agar kita tidak hanya bergantung pada keterbatasan anggaran pemerintah, tetapi juga mengambil peran aktif sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” ujar Sardi, Kamis (2/4/2026).

Menurut Sardi, jalan provinsi yang melintasi wilayah Dapil II merupakan akses utama yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

Karena itu, ia menegaskan bahwa menjaga kondisi jalan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bersama masyarakat.

“Jalan provinsi merupakan akses utama yang sangat vital bagi kehidupan dan pergerakan ekonomi masyarakat, sehingga sudah menjadi kewajiban bersama untuk merawat dan menjaganya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Dapil II memiliki keunggulan karena seluruh akses utamanya merupakan jalan provinsi, yang menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal jika dikelola dan dirawat dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, warga tampak antusias bekerja bersama memperbaiki deker yang sebelumnya rusak dan menghambat kelancaran arus transportasi.

Sardi menilai, semangat gotong royong merupakan solusi nyata di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Saya yakin, apabila seluruh masyarakat di Dapil II secara rutin menjaga dan merawat jalan, maka kondisi jalan ini akan tetap baik dan layak dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.

Lebih jauh, Sardi mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan nilai gotong royong sebagai budaya yang harus dijaga, terutama dalam merawat fasilitas publik.

“Mari kita terus hidupkan semangat gotong royong, bersama menjaga dan merawat jalan demi kepentingan kita semua, hari ini dan masa yang akan datang,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga aset pemerintah sekaligus mempercepat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.**