LABUANBAJOVOICE.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manggarai Barat, Maria Yuliana Rotok atau yang akrab disapa Leli Rotok, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan penjelasan terkait sejumlah pertanyaan yang diajukan awak media mengenai perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama Januari hingga Juni 2026.
Permintaan konfirmasi pertama disampaikan wartawan pada Jumat, 3 Juli 2026. Namun, hingga hari yang sama belum diperoleh jawaban atas sejumlah pertanyaan yang diajukan.
Keesokan harinya, Sabtu, 4 Juli 2026, media kembali meminta tanggapan. Saat itu Leli Rotok menyampaikan bahwa dirinya belum memiliki waktu untuk memberikan jawaban.
“Selamat siang. Mohon maaf belum sempat saya jawab. Pekerjaan masih sangat padat. Kalau longgar baru saya kabari,” respon Leli Rotok dalam pesan singkatnya.
Pada Senin, 6 Juli 2026, upaya konfirmasi kembali dilakukan. Namun, tanggapan yang diberikan masih serupa.
“Selamat siang. Waktu belum ada. Pekerjaan kantor masih sangat padat. Next time,” ujarnya singkat.
Pertanyaan yang diajukan media berkaitan dengan kinerja pendapatan daerah selama semester pertama 2026. Di antaranya mengenai realisasi PAD hingga Juni 2026, persentase capaian terhadap target, serta perbandingan realisasi penerimaan dengan periode yang sama tahun 2025.
Selain itu, awak media juga meminta penjelasan mengenai sumber pendapatan terbesar yang menopang PAD Manggarai Barat, sektor yang belum mencapai target penerimaan beserta penyebabnya, hingga realisasi penerimaan dari pajak hotel, restoran, kapal wisata, tempat hiburan, dan sektor pajak daerah lainnya.
Media juga meminta penjelasan mengenai besarnya kontribusi sektor pariwisata terhadap total PAD Kabupaten Manggarai Barat, dampak peningkatan kunjungan wisatawan terhadap penerimaan pajak daerah, tingkat kepatuhan wajib pajak, termasuk pelaku usaha hotel, restoran, kapal wisata, dan tempat hiburan di Labuan Bajo.
Tak hanya itu, pertanyaan juga menyangkut potensi kebocoran atau kehilangan pendapatan daerah dari sektor perpajakan serta langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penerimaan PAD.
Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Bapenda Kabupaten Manggarai Barat belum memberikan jawaban atas seluruh pertanyaan tersebut.
Apabila klarifikasi atau penjelasan resmi disampaikan kemudian, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan hak jawab sesuai kaidah jurnalistik.**





Tinggalkan Balasan