LABUANBAJOVOICE.COM – Anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi PKB, Servatius Lestinus Gahang atau yang akrab disapa Charles Gahang, turun langsung bersama warga memperbaiki ruas jalan rusak menuju Kampung Buruk, Desa Poco Ruteng, Kecamatan Lembor, Sabtu, 6 Juni 2026.
Perbaikan dilakukan secara gotong royong pada titik jalan menanjak tepat sebelum memasuki Kampung Buruk.
Ruas jalan tersebut selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama masyarakat karena kondisinya rusak berat dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Charles Gahang mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung kurang lebih 15 tahun, namun hingga kini belum mendapat penanganan memadai dari pemerintah.
“Kondisi jalan ini sudah lama sekali dikeluhkan masyarakat. Kurang lebih 15 tahun jalan tanjakan ini rusak parah dan belum juga diperbaiki. Karena itu kami bersama masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong agar akses warga menjadi lebih aman,” kata Charles, Senin (8/6/2026).
Perbaikan, kata politisi PKB itu, dilakukan dengan membangun rabat beton sepanjang sekitar 70 meter pada bagian jalan yang paling rusak dan menanjak. Seluruh warga Kampung Buruk terlibat dalam pekerjaan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan bersama.
Menurut Charles, kegiatan itu tidak hanya mengandalkan partisipasi masyarakat, tetapi juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang turut membantu menyediakan material bangunan.
“Selain bantuan dari saya, ada bantuan semen dan kerikil juga dari pengusaha. Bantuan itu merupakan hasil komunikasi yang saya bangun bersama beberapa pihak yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat Kampung Buruk,” ujarnya.
Selain itu, warga yang memiliki dump truk memberikan kontribusi berupa pasir yang diangkut menggunakan kendaraan milik mereka sendiri, dan juga masyarakat lain bantu berupa semen untuk mendukung proses pengecoran jalan.
Keterlibatan masyarakat terlihat sangat kuat selama proses pekerjaan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan turun langsung mengerjakan pengecoran, pengangkutan material, hingga penyediaan konsumsi bagi para pekerja.
Anggota DPRD asal daerah pemilihan (Dapil) III itu menilai, semangat gotong royong tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan di kampung mereka.
“Saya mengapresiasi semangat masyarakat Kampung Buruk. Semua turun bekerja bersama. Ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat bersatu, persoalan yang selama ini menjadi keluhan dapat mulai diselesaikan secara bersama-sama,” katanya.
Warga berharap perbaikan sementara yang dilakukan secara swadaya tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga pembangunan jalan menuju Kampung Buruk dapat dilanjutkan secara menyeluruh pada masa mendatang.
Bagi masyarakat setempat, akses jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut mobilitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas sosial sehari-hari.
Gotong royong yang dipimpin Charles Gahang itu menjadi simbol kolaborasi antara wakil rakyat, masyarakat, dan pihak swasta dalam menjawab kebutuhan mendesak warga yang selama bertahun-tahun belum terselesaikan.**





Tinggalkan Balasan