Terkait komposisi wisatawan nusantara (Wisnus) dan wisatawan mancanegara (Wisman), Ceppy menegaskan bahwa Bandara Internasional Komodo tidak melakukan pendataan berdasarkan kategori tersebut.

“Bandara Internasional Komodo tidak melakukan pendataan penumpang berdasarkan kategori wisatawan nusantara (Wisnus) maupun wisatawan mancanegara (Wisman). Data yang dikelola bandara merupakan data operasional lalu lintas angkutan udara, seperti jumlah penumpang, pergerakan pesawat, bagasi, kargo, dan pos,” jelasnya.

Karena itu, data operasional bandara tidak dapat digunakan untuk menentukan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Labuan Bajo.

Hal serupa juga berlaku terhadap asal negara penumpang internasional. Menurut Ceppy, bandara tidak menghimpun data mengenai kewarganegaraan ataupun negara asal penumpang.

“Bandara Internasional Komodo tidak melakukan pendataan mengenai negara asal maupun kewarganegaraan penumpang, sehingga tidak memiliki data mengenai negara asal wisatawan mancanegara yang datang melalui Bandara Internasional Komodo,” tegas Ceppy.