LABUANBAJOVOICE.COM – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan lonjakan pergerakan penumpang udara.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mencatat sebanyak 5.718 penumpang tiba melalui Bandara Komodo dalam periode 22–25 Maret 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BPOLBF, Andy M.T. Marpaung, menyampaikan data tersebut merupakan hasil rekap Posko Lebaran Gabungan di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Komodo.

“Total Kedatangan penumpang Via Bandara Komodo (tanggal 22-25 Maret 2026) adalah sebanyak 5.718 pax (passenger),” ujar Andy di Labuan Bajo, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, pergerakan penumpang selama arus balik didominasi wisatawan domestik, sementara penerbangan internasional belum berlangsung setiap hari.

Rincian kedatangan penumpang menunjukkan fluktuasi harian. Pada Minggu (22/3), tercatat 94 penumpang internasional dan 1.434 domestik.

Senin (23/3), tidak ada penerbangan internasional, dengan 1.387 penumpang domestik. Selasa (24/3), jumlah wisatawan mancanegara mencapai 167 orang dan domestik 1.267 orang.

Sementara Rabu (25/3), kembali tidak ada penerbangan internasional, dengan 1.369 penumpang domestik.

Menurut Andy, tren ini memperlihatkan bahwa pasar domestik masih menjadi penopang utama kunjungan ke destinasi super prioritas tersebut, khususnya pada momentum libur nasional seperti Lebaran.

“Arus balik Lebaran ini menunjukkan pergerakan wisatawan domestik masih menjadi tulang punggung kunjungan ke Labuan Bajo. Namun, kami juga melihat peluang peningkatan dari pasar internasional jika konektivitas penerbangan ditambah,” katanya.

Dengan tren tersebut, penguatan konektivitas udara, khususnya rute internasional, menjadi pekerjaan rumah bagi pemangku kepentingan.

Tanpa dukungan penerbangan yang stabil, upaya mendorong Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia dinilai akan berjalan lebih lambat.**