LABUANBAJOVOICE.COM – Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tercatat secara resmi di Kabupaten Manggarai Barat hingga Juni 2026 mencapai 12.398 unit usaha. Sektor peternakan menjadi bidang usaha yang paling dominan, diikuti perdagangan, industri pengolahan dan kuliner, pertanian, serta jasa.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop dan UKM) Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, Kamis (2/7/2026).

Menurut Fatinci, perkembangan UMKM di daerah wisata premium Labuan Bajo menunjukkan dinamika yang cukup baik dalam lima tahun terakhir, meskipun pertumbuhan jumlah pelaku usaha mengalami fluktuasi setiap tahunnya.

“Keadaan UMKM sampai Juni 2026 tercatat sebanyak 12.398 unit usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat,” kata Fatinci.

Ia menjelaskan, tren pertumbuhan UMKM sejak 2021 hingga 2025 menunjukkan peningkatan yang bervariasi. Pada 2021, jumlah UMKM tercatat sebanyak 7.662 unit. Kemudian bertambah 772 unit pada 2022, naik 731 unit pada 2023, melonjak 2.754 unit pada 2024, dan bertambah lagi 479 unit pada 2025.