LABUANBAJOVOICE.COM – Kawasan pariwisata The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menghadirkan rangkaian School Holiday Celebration bertajuk “Liburan Nyaman Penuh Makna” sebagai bagian dari perayaan liburan sekolah sekaligus menyambut Hari Anak Nasional 2026.

Program yang digelar pada Jumat, 3 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari kampanye PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) yang dilaksanakan serentak di tiga kawasan pariwisata yang dikelolanya, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.

Melalui program tersebut, ITDC ingin menghadirkan pengalaman liburan keluarga yang lebih lengkap dengan memadukan unsur rekreasi, edukasi, kreativitas, budaya, hingga kepedulian sosial dalam satu destinasi.

Di kawasan The Golo Mori, anak-anak bersama keluarga diajak menikmati berbagai aktivitas interaktif seperti Coloring Activity dan Cooking Class.

Kedua kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang belajar sekaligus bermain yang mampu menumbuhkan kreativitas, mempererat hubungan keluarga, serta menghadirkan pengalaman liburan yang menyenangkan di tengah suasana alam Golo Mori.

Selain mengisi masa libur sekolah, kegiatan ini juga menjadi rangkaian awal menuju peringatan Hari Anak Nasional 2026.

ITDC menyiapkan berbagai aktivasi lanjutan yang akan melibatkan lebih banyak anak dan keluarga dalam berbagai kegiatan edukatif maupun rekreatif.

Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, mengatakan pengembangan destinasi wisata saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur maupun penyediaan atraksi wisata.

Menurutnya, destinasi modern harus mampu menciptakan pengalaman yang memberi nilai tambah bagi wisatawan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Melalui kampanye Liburan Nyaman Penuh Makna, kami ingin menghadirkan destinasi yang mampu memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga dalam satu kawasan. Kami percaya bahwa pengalaman wisata terbaik adalah pengalaman yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Febrina.

Ia menambahkan, ITDC mengintegrasikan berbagai aktivitas rekreasi, edukasi, pelestarian budaya, hingga program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen membangun destinasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

“Oleh karena itu, kami mengintegrasikan aktivitas rekreasi, edukasi, pelestarian budaya, dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagai bagian dari komitmen ITDC dalam membangun destinasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” katanya.

Kampanye Liburan Nyaman Penuh Makna juga menjawab kebutuhan wisatawan modern yang menginginkan destinasi dengan pengalaman wisata yang lengkap, aman, nyaman, dan mudah diakses.

Melalui konsep curated destination experience, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas rekreasi, edukasi, kuliner, budaya, hingga hiburan keluarga dalam satu kawasan tanpa harus berpindah lokasi.

Di The Nusa Dua, ITDC menghadirkan berbagai kegiatan seperti Family Time Capsule, Clay Painting Workshop, Animal Exhibition, Crochet Workshop, pertunjukan seni anak, dan Family Picnic.

Sementara di The Mandalika, pengunjung dapat menikmati Mandalika Art Performance, Swara Bazaar, Kids Activity–Student Go to Circuit di Pertamina Mandalika International Circuit, hingga kegiatan olahraga bersama melalui Mandalika Sehat.

Keberagaman aktivitas di tiga kawasan tersebut mempertegas strategi ITDC dalam memperkuat destinasi wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism), keberlanjutan (sustainability), dan dampak sosial bagi masyarakat (community impact).

Melalui pendekatan tersebut, ITDC berharap kawasan The Golo Mori tidak hanya dikenal sebagai destinasi dengan panorama alam yang eksotis dan fasilitas premium, tetapi juga menjadi ruang wisata keluarga yang inklusif, edukatif, dan ramah anak.

Ke depan, sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC menyatakan akan terus mengembangkan berbagai program yang mengintegrasikan sektor pariwisata, budaya, olahraga, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat guna memperkuat daya saing destinasi wisata Indonesia di tingkat global.**