Ia mengatakan, demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang melahirkan kolaborasi setelah seluruh tahapan pemilihan selesai.

“Saya ingin nomor satu menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, gotong royong, dan kolaborasi. Tidak ada lagi sekat pendukung atau bukan pendukung. Setelah Pilkades selesai, kita semua kembali menjadi masyarakat Golo Mori yang memiliki tanggung jawab bersama memajukan desa,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh warga menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

“Ayo bersama kita wujudkan Desa Golo Mori yang maju, damai, dan sejahtera. Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati perbedaan pilihan, dan mengedepankan kebersamaan demi masa depan desa yang lebih baik,” kata Sukarman.

Menurutnya, pembangunan desa hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersedia bekerja sama tanpa memandang perbedaan pilihan politik.

Panitia Pilkades Golo Mori sebelumnya telah menetapkan empat bakal calon yang memenuhi syarat untuk mengikuti kontestasi. Dengan selesainya tahapan pengundian nomor urut, para calon akan melanjutkan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.