Menurut Arief, bantuan yang dihimpun tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat dalam situasi tanggap darurat, seperti obat-obatan, terpal, tikar, makanan siap saji, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Barang-barang berupa beras 1 ton, mi instan, obat-obatan, terpal, tikar, kemudian makanan siap saji, yang nanti kami harapkan ini dapat membantu untuk korban-korban bencana dan kami harapkan juga penyalurannya dapat segera. Ya, kita doa bersama agar musibah ini dapat cepat selesai dan keluarga yang menjadi korban dapat dikuatkan.” tuturnya.

Berdasarkan rincian bantuan yang dibawa, total logistik yang disalurkan BPJS Ketenagakerjaan terdiri atas beras sebanyak 1.000 kilogram atau 1 ton, telur sebanyak 60 rak, mi instan sebanyak 50 dus.

Kemudian, sarden kaleng sebanyak 200 kaleng, susu formula sebanyak 21 dus, minyak goreng sebanyak 120 liter, tikar sebanyak 15 buah, terpal ukuran 6 x 7 meter sebanyak 10 buah, dan selimut sebanyak 25 buah.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya solidaritas untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana, terutama mereka yang masih membutuhkan dukungan logistik setelah gempa.