LABUANBAJOVOICE.COM – Seorang nelayan asal Pulau Papagarang, Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan belum kembali setelah pergi memancing cumi bersama rekan-rekannya.
Hingga Rabu sore, proses pencarian terhadap korban bernama Sahidin masih terus dilakukan oleh warga dan nelayan setempat.
Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut Sahidin berangkat memancing sejak sehari sebelumnya bersama delapan rekannya.
“Mereka mancing cumi sejak kemarin sampai sore ini,” ujar H. Abdullah, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, rombongan nelayan berjumlah sembilan orang itu berangkat menggunakan satu perahu besar menuju lokasi penangkapan cumi di perairan Loh Kerbau.
Setibanya di lokasi, masing-masing nelayan kemudian menggunakan sampan kecil yang dibawa di atas perahu untuk memancing secara terpisah.
“Mereka pergi beberapa orang menggunakan sampan. Sampai di lokasi mereka berpencar, satu orang satu sampan,” jelasnya.
Kronologi Hilangnya Korban
Informasi dari pihak keluarga yang dihubungi media ini, Basir, menjelaskan bahwa setelah tiba di lokasi, sembilan nelayan tersebut langsung berpencar untuk memancing cumi berukuran besar. Sesuai kebiasaan, mereka seharusnya kembali berkumpul ke perahu induk pada pagi hari.
Namun, saat waktu berkumpul tiba, Sahidin tidak kunjung kembali. Delapan rekannya kemudian berupaya mencari di sekitar lokasi, tetapi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Biasanya dia pulang duluan pakai dayung. Tapi waktu ditunggu tidak muncul, kami cari di sekitar, tidak ada,” ungkap Basir.
Karena tidak menemukan hasil, delapan nelayan itu sempat kembali ke Kampung Papagarang dengan harapan korban sudah lebih dulu tiba.
Namun setelah dipastikan Sahidin belum kembali ke rumah, mereka kembali lagi ke laut untuk melakukan pencarian lanjutan.
Hingga Rabu sore, setidaknya tiga perahu nelayan dikerahkan untuk menyisir perairan sekitar Loh Kerbau. Pencarian dilakukan secara mandiri oleh warga sambil menunggu bantuan dari tim resmi.
Kepala Desa Papagarang menyatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada tim SAR.
“Kami sudah sampaikan ke Basarnas Labuan Bajo untuk bantuan pencarian,” kata H. Abdullah.
Pihak keluarga berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dan perkembangan terbaru akan disampaikan kemudian.**






Tinggalkan Balasan