Sementara terpal dan selimut dikemas agar terlindungi dari air, terutama untuk kebutuhan masyarakat di wilayah yang memiliki akses sulit.
Obat-obatan dan makanan bayi menjadi bagian yang mendapat perhatian khusus agar dapat segera dikirim kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah aktivitas itu, suasana posko dipenuhi suara koordinasi. Tidak hanya tenaga fisik yang dibutuhkan, tetapi juga ketelitian agar bantuan tidak salah jumlah, salah tujuan maupun terlambat diterima.
Tugas personel Satpol PP tidak berhenti setelah barang keluar dari gudang atau posko.
Mereka turut mengawal dan mengangkut logistik menuju titik-titik pengungsian dan wilayah terdampak. Dalam perjalanan, mereka harus menghadapi kondisi jalan yang berbatu, berlumpur dan sulit dilalui kendaraan.
Ketika truk tidak dapat mencapai lokasi tujuan, personel melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil memanggul bantuan sejauh ratusan meter.
Di sejumlah wilayah pesisir, mereka harus melewati jembatan darurat berbahan papan kayu. Sementara di wilayah perbukitan, perjalanan dilakukan dengan medan menanjak dan penerangan terbatas.





Tinggalkan Balasan