Selain proses hukum, panitia juga meminta ASKAB memberikan sanksi administratif yang setimpal terhadap pihak yang terlibat sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, panitia turut meminta ASKAB mempertimbangkan tindakan atau sanksi terhadap Komodo United sebagai klub yang menaungi pihak yang diduga melakukan tindakan tersebut, apabila hasil pemeriksaan dan ketentuan organisasi memberikan dasar untuk menjatuhkan sanksi.
Menurutnya, sanksi organisasi diperlukan untuk menjaga disiplin, marwah, dan integritas kompetisi.
“Kalah atau menang dalam sebuah pertandingan adalah bagian dari olahraga, tetapi kekerasan tidak pernah menjadi bagian dari sportivitas,” tegas Risal.
Panitia berkomitmen melakukan evaluasi serta memperkuat aspek keamanan dan pengawasan selama kompetisi. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa.**





Tinggalkan Balasan