Kepolisian akan menggandeng instansi terkait untuk memberikan layanan trauma healing guna membantu proses pemulihan mental korban.
Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan seorang rekan korban berinisial S yang disebut memfasilitasi pertemuan awal antara korban dengan para terduga pelaku.
“Kami menyiapkan langkah penanganan trauma (trauma healing) bekerja sama dengan pihak terkait guna memulihkan kondisi mental dan psikis korban. Kami juga berkomitmen mendalami secara serius peran dari S, rekan korban yang memfasilitasi pertemuan awal tersebut,” tambah AKP Lufthi.
Polres Manggarai Barat turut mengimbau seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak, baik di lingkungan sekitar maupun di ruang digital, guna mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual maupun bentuk kejahatan lainnya terhadap anak.**





Tinggalkan Balasan