LABUANBAJOVOICE.COM – Pemulihan masyarakat setelah bencana gempa bumi magnitudo 7,7 tidak hanya membutuhkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga kepedulian dan dukungan moral dari berbagai pihak.

Semangat itulah yang dibawa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Manggarai Barat saat mengunjungi warga Desa Nanga Kantor Barat, Kecamatan Macang Pacar, Selasa (3/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, PCNU Manggarai Barat bersama sejumlah mitra kemanusiaan menyalurkan 75 paket bantuan kepada masyarakat terdampak gempa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk silaturahmi dan penguatan solidaritas bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Reindo Syariah bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Ketua PCNU Manggarai Barat, H. Ishak M. Jabi, mengatakan kehadiran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat terdampak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi terhadap sesama.

“Kehadiran kami di Desa Nanga Kantor Barat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Nahdlatul Ulama terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.” ujar Ishak.

Menurutnya, masyarakat yang mengalami bencana membutuhkan perhatian dan dukungan agar tetap memiliki kekuatan dalam menghadapi kondisi pascagempa.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan semata-mata tentang pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga menghadirkan rasa persaudaraan dan kebersamaan.

“Bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian berbagai pihak, yakni Reindo Syariah, PBNU melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, serta BAZNAS.” tuturnya.

Ishak berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan semangat bagi keluarga terdampak untuk bangkit.

“Bagi kami, gerakan kemanusiaan ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, persaudaraan, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

“Semoga masyarakat diberikan kekuatan, ketabahan, dan dapat segera pulih dari dampak bencana ini.” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PCNU Manggarai Barat, Abdul Hamid, mengatakan kunjungan ke Nanga Kantor Barat juga menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ia menyebut, kehadiran pengurus PCNU di tengah warga merupakan wujud empati terhadap kondisi yang dialami masyarakat akibat bencana.

“Kami datang ke sini bukan hanya untuk mengantarkan bantuan, tetapi juga ingin bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan saudara-saudara kami di Nanga Kantor Barat.” kata Hamid.

“Kami turut merasakan apa yang dialami masyarakat akibat bencana ini. Semoga kehadiran kami bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menguatkan hati warga bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini.” ujarnya.

Hamid mengakui bantuan yang dibawa mungkin belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban keluarga yang terdampak.

“Ini merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan. Ketika ada saudara kita yang mengalami kesulitan, sudah sepatutnya kita saling mendekatkan diri dan membantu sesuai kemampuan.” ungkap Hamid.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Semoga kebersamaan dan semangat gotong royong seperti ini terus terpelihara. Kami ingin masyarakat tetap kuat, saling menguatkan, dan bersama-sama melewati masa sulit ini.” tutupnya.

Dari pihak pemerintah desa, Sekretaris Desa Nanga Kantor Barat, Hasanuddin Ahe, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian PCNU Manggarai Barat bersama para mitra kemanusiaan.

Menurut Hasanuddin, kehadiran berbagai pihak yang memberikan dukungan kepada masyarakat menjadi perhatian penting bagi warga yang sedang berupaya memulihkan kondisi setelah bencana.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Nanga Kantor Barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PCNU Manggarai Barat bersama Reindo Syariah, PBNU melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, serta BAZNAS yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat kami yang terdampak gempa bumi.” ujar Hasan di sela-sela pembagian sembako.

Ia mengatakan masyarakat bersyukur atas bantuan yang diberikan karena kebutuhan pokok tersebut memiliki manfaat langsung bagi kehidupan rumah tangga warga. Bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, gula, selimut, dan mi instan tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit setelah bencana.” katanya.

Sebanyak 75 paket bantuan yang disalurkan masing-masing berisi beras 5 kilogram, satu papan telur, dua lembar selimut, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta 20 bungkus mi instan.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Ketua PCNU Manggarai Barat H. Ishak M. Jabi bersama Katib Syuriyah Abdul Jerman, Wakil Sekretaris Abdul Hamid, Ustaz Bayu Saputra, perwakilan GP Ansor Manggarai Barat Nasrin, serta sejumlah pengurus lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan antara pengurus organisasi keagamaan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi gambaran pentingnya kolaborasi dalam menghadapi dampak bencana.**