“Kehadiran kami di Desa Nanga Kantor Barat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Nahdlatul Ulama terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah.” ujar Ishak.

Menurutnya, masyarakat yang mengalami bencana membutuhkan perhatian dan dukungan agar tetap memiliki kekuatan dalam menghadapi kondisi pascagempa.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan semata-mata tentang pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga menghadirkan rasa persaudaraan dan kebersamaan.

“Bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian berbagai pihak, yakni Reindo Syariah, PBNU melalui NU Peduli dan NU Care-LAZISNU, serta BAZNAS.” tuturnya.

Ishak berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan semangat bagi keluarga terdampak untuk bangkit.

“Bagi kami, gerakan kemanusiaan ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, persaudaraan, dan semangat gotong royong,” ujarnya.

“Semoga masyarakat diberikan kekuatan, ketabahan, dan dapat segera pulih dari dampak bencana ini.” tutupnya.