Kapal Sudah Belanja Rp27 Juta untuk Persiapan
Pengelola Sabbar Cruise, Saputra, mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan setelah menerima uang muka atau DP sebesar Rp20 juta dari total kesepakatan sewa kapal senilai Rp79 juta.
Menurut Saputra, dana tersebut digunakan untuk mempersiapkan kebutuhan perjalanan, termasuk logistik makanan dan berbagai perlengkapan kapal sesuai permintaan wisatawan.
“DP tersebut kami gunakan untuk persiapan perjalanan. Bahkan total belanja kami sudah mencapai sekitar Rp27 juta,” ujar Saputra dikutip dari Media Indonesia.
Artinya, nilai pengeluaran persiapan kapal disebut telah melampaui DP yang diterima. Pihak kapal kemudian berada dalam posisi turut menanggung kerugian ketika keberangkatan tidak dapat dilaksanakan karena agen perjalanan tidak dapat dihubungi.
Kasus ini menunjukkan bahwa persoalan dalam transaksi paket wisata tidak hanya berdampak kepada wisatawan sebagai konsumen. Operator kapal yang telah mengeluarkan biaya untuk menyiapkan layanan juga berpotensi mengalami kerugian.





Tinggalkan Balasan