LABUANBAJOVOICE.COM — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo kembali memperkuat sinergi lintas instansi dengan mentransfer empat unit kendaraan operasional roda empat kepada tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kamis, 9 April 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret memperkuat pelayanan dan operasional pemasyarakatan, sekaligus mencerminkan kolaborasi antarunit kerja di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi menerima satu unit mobil Toyota Innova lengkap dengan dokumen kendaraan berupa STNK dan BPKB.
Lapas Kelas IIB Ende memperoleh satu unit Toyota Avanza yang juga disertai dokumen resmi. Sementara itu, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng mendapatkan dua unit kendaraan, masing-masing satu unit Toyota Innova dan satu unit Toyota Avanza beserta dokumen pendukung.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, Senin (13/4/2026) menegaskan bahwa transfer kendaraan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan efektivitas tugas dan fungsi di lingkungan pemasyarakatan.
“Transfer keluar kendaraan operasional ini diharapkan dapat menunjang mobilitas serta kinerja jajaran Lapas dan Rutan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antarunit kerja,” ujar Charles.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, khususnya pada bidang keimigrasian dan pemasyarakatan di daerah.
Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng, Saiful Buchori, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas transfer keluar kendaraan ini. Kendaraan operasional ini tentu akan sangat membantu dalam menunjang kegiatan pembinaan, pengamanan, serta pelayanan di Rutan Ruteng. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ungkap Saiful.
Di akhir kegiatan, Charles berharap kendaraan operasional tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dirawat dengan baik oleh masing-masing penerima.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga guna mendorong sistem pelayanan publik yang semakin profesional di Nusa Tenggara Timur.**






Tinggalkan Balasan