Menurut Andy, komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya BPOLBF menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga mendukung pemulihan setelah bencana.

POTHP Volume 5 sendiri sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026. Namun, pelaksanaannya ditunda setelah gempa Flores dan kemudian dijadwalkan kembali pada 19 September 2026.

“Terus yang kedua, event ini memang kita harapkan bagian dari acara untuk pemulihan pascabencana.” kata Andy.

Andy mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu membangun kembali kepercayaan wisatawan terhadap destinasi Labuan Bajo.

“Harapannya event ini bisa memulihkan kembali citra pariwisata Labuan Bajo pasca-gempa dan meyakinkan wisatawan bahwa Labuan Bajo aman dikunjungi.” jelasnya.

Hingga pukul 18.00 WITA, sebanyak 187 tiket telah terjual. Harga tiket yang dijual secara daring dan luring sebesar Rp60.000, sedangkan tiket pelajar Rp30.000.**