Setelah mendengar teriakan korban, nelayan tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa Sahidin ke tempat aman.

“Alhamdulillah, akhirnya dia ditolong sama nelayan tersebut,” tambah Abdullah.

Ia menjelaskan, pakaian yang dikenakan korban setelah ditemukan merupakan pakaian milik nelayan yang menolongnya.

“Baju yang dipakai sekarang itu celana sama jaket dari nelayan Londar,” katanya.

Menurut Abdullah, lokasi ditemukannya korban berada cukup jauh dari titik awal mereka memancing cumi bersama delapan rekannya di kawasan perairan Loh Kerbau.

“Jauh itu dari tempat kejadiannya itu, itu jaraknya kurang lebih sekitar puluhan kilometer,” ujarnya.

Meski berhasil ditemukan dalam keadaan hidup, kondisi fisik Sahidin dilaporkan sangat lemah. Korban juga mengalami luka-luka di bagian kaki dan lutut yang diduga akibat terjatuh atau terbentur batu saat berjalan di kawasan berbatu sekitar perbukitan Loh Kima.

“Kondisi kesehatan nya dalam kondisi lemas, badannya juga kaki sama lututnya masih ada luka-luka, mungkin terpeleset di batu atau bagaimana itu,” ujar Abdullah.