Edy menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali persaudaraan, mengenang jasa para tokoh dan pejuang Islam, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda Nahdliyin.
Kehadiran unsur TNI-Polri dalam kegiatan itu turut menunjukkan dukungan terhadap upaya memperkuat harmoni sosial dan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Komandan Koramil 1612/04 Elar, Serka Malik, perwakilan Polsek Sambi Rampas, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Sambi Rampas.
Pada sesi utama, Pengasuh Pondok Pesantren As Sofa Ruteng, Ustadz Joni Setiawan, menyampaikan tausiyah bertajuk “Kisah di Balik Penetapan Tahun Hijriah”.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kalender Hijriah mulai ditetapkan pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a. sekitar tahun ke-17 Hijriah.
Saat itu, lanjut dia, kebutuhan akan sistem penanggalan yang jelas menjadi penting untuk mendukung administrasi pemerintahan dan surat-menyurat.
Menurutnya, atas usulan Ali bin Abi Thalib r.a., peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah kemudian disepakati sebagai titik awal penanggalan Islam.





Tinggalkan Balasan