Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Keuskupan Labuan Bajo mengimbau masyarakat, peserta, pelaku UMKM, tamu undangan, komunitas, serta seluruh pihak yang telah mendukung Festival Golo Koe 2026 untuk menerima keputusan ini dengan penuh pengertian.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan waspada, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang.

“Kami mengajak kita semua untuk tetap tenang, waspada, mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.” ungkap Mgr. Maksimus.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, pada kedalaman 15 kilometer. BMKG juga menyatakan bahwa potensi tsunami dari kejadian tersebut telah berakhir.

Dalam pembaruan informasinya, BMKG mencatat adanya gelombang tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo dengan ketinggian 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB.