Festival Golo Koe 2026 mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Ciptaan” dengan tagline “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi.”
Bupati Endi menjelaskan bahwa penyatuan peluncuran festival dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mencerminkan satu semangat yang sama, yakni menjaga keberlanjutan bumi untuk generasi mendatang.
“Festival Golo Koe bukan sekadar pesta budaya atau ajang pariwisata biasa. Festival ini adalah sebuah ziarah—perjalanan suci bersama seluruh umat dan masyarakat, lintas agama dan latar belakang, untuk bersinergi menjaga kelestarian alam sebagai ciptaan Tuhan yang wajib dijaga kesuciannya,” papar Bupati.
Selama empat tahun pelaksanaan sebelumnya, Festival Golo Koe dinilai berhasil menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Berbagai produk lokal seperti tenun ikat, kuliner khas, dan kerajinan tangan memperoleh ruang promosi yang luas, sementara sektor perhotelan, restoran, transportasi, pertanian, dan perikanan turut merasakan dampak ekonomi yang signifikan.





Tinggalkan Balasan