Pada kesempatan itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak lagi bisa dipandang sebagai isu masa depan, melainkan tantangan yang sudah dirasakan saat ini.

“Kita tidak bisa lagi menjadi penonton pasif di tengah perubahan alam yang kian mengkhawatirkan. Bumi kita sedang terluka, dan saat inilah waktunya bagi kita untuk mengambil langkah konkrit, sekecil apa pun itu, demi menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang,” tegas Bupati Endi.

Menurutnya, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Saatnya Bekerja untuk Iklim! dan kampanye global #NowForClimate, harus menjadi pengingat bahwa dunia sedang menghadapi tiga ancaman besar sekaligus atau Triple Planetary Crisis, yakni perubahan iklim ekstrem, hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi yang semakin tidak terkendali.

Sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional, Labuan Bajo dinilai sangat rentan terhadap dampak ketiga krisis tersebut.

“Jika kita abai, keindahan alam bawah laut kita akan pudar, hutan-hutan kita akan gundul, dan sampah akan menenggelamkan pesona daerah ini,” ujarnya.