Ia menegaskan, sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan Balai Taman Nasional Komodo akan memperkuat validitas informasi mengenai kunjungan wisatawan, reservasi, serta mobilitas wisatawan di kawasan strategis pariwisata Manggarai Barat.
“Bagi saya, pariwisata kelas dunia tidak dapat dikelola hanya dengan asumsi, tetapi harus didukung oleh satu data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sinkronisasi data antara Pemerintah Daerah dan Balai Taman Nasional Komodo akan memperkuat validitas informasi mengenai kunjungan wisatawan, reservasi, hingga pergerakan wisatawan di kawasan strategis,” katanya.
Kanisius menjelaskan, integrasi data memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, memperkuat pengawasan, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, kesamaan data di antara seluruh pemangku kepentingan akan menciptakan dasar pengambilan keputusan yang lebih objektif, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.





Tinggalkan Balasan