Menurut dia, ketergantungan terhadap pasokan energi dan kondisi ekonomi dunia membuat masyarakat harus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
“Tantangan sekarang tidak seperti biasanya. Dunia sedang mengalami guncangan ekonomi,” ujarnya.
Ia menyebut sektor pertanian dan pangan lokal menjadi salah satu jawaban penting menghadapi tekanan ekonomi global, sekaligus menjaga daya tahan ekonomi keluarga di pedesaan.
Kanisius juga mengapresiasi gerakan perempuan tani yang selama ini aktif memperjuangkan isu pangan, lingkungan, dan pembangunan desa melalui wadah APIR.
Menurut dia, keterlibatan perempuan desa dalam pembangunan menjadi kekuatan penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat di tengah perubahan sosial dan tantangan iklim.
Workshop tersebut menjadi ruang diskusi antara perempuan desa, pemerintah daerah, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas strategi pembangunan yang lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat lokal.**






Tinggalkan Balasan