Sementara pada tahun 2026, keterbatasan anggaran menyebabkan target pelayanan dikurangi menjadi lima peserta.

“Tahun lalu target pendaftar sekitar 52 orang dan yang berhasil terlayani sekitar 20-an orang. Tahun ini karena anggaran yang terbatas, target sementara kita tetapkan lima orang, yakni tiga hari ini dan dua besok,” katanya.

Rafael memastikan pelayanan MOW tidak dipungut biaya sedikit pun. Seluruh pembiayaan ditanggung pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, termasuk biaya transportasi peserta, jasa dokter, hingga kompensasi bagi peserta yang kehilangan waktu bekerja selama mengikuti pelayanan.

“Tidak ada biaya sama sekali dan tidak ada pemaksaan. Semua murni atas kesadaran dan persetujuan pasien setelah diberikan penjelasan. Syarat mutlaknya juga harus didampingi dan disetujui langsung oleh sang suami,” tegas Rafael.

Ia menambahkan, proses tindakan operasi berlangsung relatif singkat. Setelah operasi selesai, dokter akan menentukan apakah peserta dapat langsung pulang atau perlu menjalani observasi satu malam di rumah sakit.