Sebelum mengikuti tindakan operasi, setiap calon peserta terlebih dahulu mendapatkan sosialisasi langsung dari kader KB melalui kunjungan ke rumah-rumah warga.
Setelah menyatakan kesediaan, peserta menjalani proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan (screening) untuk memastikan kondisi medis memungkinkan dilakukan tindakan operasi.
“Ada sosialisasi terlebih dahulu melalui pendekatan ke rumah-rumah oleh para kader kami. Jika masyarakat setuju, kami lakukan pendataan. Setelah didata, peserta harus melewati proses screening medis. Jika lolos screening, seperti tidak ada tekanan darah tinggi atau kondisi kesehatan lain yang menyulitkan operasi, baru tindakan bisa dilakukan,” ungkap Rafael.
Pada pelaksanaan kali ini, seluruh peserta berasal dari wilayah Kecamatan Komodo, khususnya dalam wilayah Kota Labuan Bajo.
Rafael menyebutkan program pelayanan MOW telah berlangsung secara rutin selama kurang lebih lima tahun.
Pada tahun sebelumnya, DPPKB menargetkan sekitar 52 calon peserta. Namun, setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan persyaratan lainnya, hanya sekitar 20 orang yang dapat menjalani tindakan.





Tinggalkan Balasan